Posted by : Unknown
Minggu, 21 September 2014
Ice Cream
Kamu masih tepekur di sudut terjauh taman. Dengan buku tempo hari , hanya saja jemarimu kini terselip agak
jauh ke belakang.
Tubuhmu masih kokoh. Tak bergerak sedikit pun meski
kursi yang kamu duduki itu rapuh, seperti hubungan kita. Bahkan hingga jarak
kita tersisa satu langkah, kamu masih diam. Sampai kapan kamu akan tetap diam?
Lamat kupandangi garis tenang yang kamu lukis di wajah cantik
seputih lilin itu. Begitu tenang, hingga tenggelam benar aku di sana. Lupa
untuk berenang ke permukaan, untuk membaca pesan hatimu pada dunia yang lama
kamu simpan.
Lalu angin mengaproksimasi perasaan kita. Saat bibir bunga dedap serta mata kopimu berputar menatapku,
berhasil kuintip sebatang ice cream masih terselip di saku kirimu. Sebuah pesan yang lama ingin kamu ucapkan.
I Scream.
ooOoo
#FiksiLaguKu
ini terinspirasi lagu Goose House – Photograph. Semoga pesan ini tersampaikan >_<